Sudah puluhan tahun konflik di Papua berlangsung tanpa solusi yang benar-benar menyentuh akar masalah. Mengapa? Karena kita seringkali takut untuk berdialog secara jujur dan setara.

Dialog bukan berarti menyerah, melainkan keberanian untuk mendengarkan perspektif yang berbeda. Di JPIC, kami percaya bahwa perdamaian tidak bisa dipaksakan melalui moncong senjata. Perdamaian hanya bisa tumbuh dari rasa saling menghargai dan pengakuan atas kebenaran sejarah.

Kita butuh ruang-ruang aman di mana setiap orang bisa berbicara tanpa rasa takut akan dikriminalisasi. Hanya dengan dialog yang inklusif, kita bisa merajut kembali persaudaraan yang terkoyak di Tanah Papua.