Jejak Langkah Pelayanan

Sejarah JPIC OFM Papua

“Berakar pada iman, bergerak dalam keadilan, dan merawat keutuhan ciptaan di Tanah Papua.”
Akar Pemikiran

Refleksi Iman Terhadap Dunia

Sejarah JPIC OFM Papua berakar pada perkembangan refleksi Gereja Katolik mengenai tanggung jawab iman terhadap dunia, khususnya dalam bidang keadilan sosial, perdamaian, dan keutuhan ciptaan.

Akar pemikiran ini memperoleh bentuk yang lebih jelas sejak Konsili Vatikan II, terutama melalui Konstitusi Pastoral Gaudium et Spes yang menegaskan bahwa kegembiraan dan penderitaan dunia, terutama kaum miskin, adalah juga kegembiraan dan penderitaan para pengikut Kristus.

"Kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang, terutama kaum miskin... adalah kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan murid-murid Kristus."

Gaudium Et Spes

Konteks Universal

Perkembangan dalam Gereja Universal

Pada tahun 1967, Paus Paulus VI mendirikan Komisi Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian untuk mendorong Gereja di seluruh dunia agar aktif memajukan keadilan sosial dan perdamaian.

Paus Yohanes Paulus II kemudian memperkuat peran ini melalui Dewan Kepausan untuk Keadilan dan Perdamaian, memberikan mandat untuk memajukan hak asasi manusia dalam terang Ajaran Sosial Gereja.

Konteks Ordo

Perkembangan dalam Ordo Fratrum Minorum (OFM)

Nilai-nilai JPIC telah hidup dalam spiritualitas Fransiskan sejak zaman Fransiskus dari Assisi, menekankan kesederhanaan dan solidaritas dengan kaum miskin.

Puncaknya terjadi pada tahun 1980, ketika Ordo secara resmi mendirikan Jawatan JPIC internasional, yang kemudian diikuti oleh pembentukan struktur JPIC di berbagai provinsi di seluruh dunia.

Timeline Perjalan di Papua

1 Juli 1998
Pendirian Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Jayapura

Masa transisi Reformasi Indonesia membuka ruang bagi aspirasi hak sipil di Papua. SKP Jayapura didirikan sebagai sarana pelayanan sosial-pastoral Gereja untuk menanggapi persoalan kemanusiaan.

  • Pelayanan sosial-pastoral masyarakat Papua
  • Pendampingan umat Keuskupan Jayapura
  • Penyebarluasan nilai Injil & Martabat Manusia
1 Januari 2010
Perubahan Status menjadi SKPKC Fransiskan Papua

Lembaga ini mengalami evolusi struktural dan pengelolaan dipercayakan kepada Kustodi Fransiskus Duta Damai Papua (OFM).

  • Fokus pada Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan
  • Integrasi spiritualitas Fransiskan dalam advokasi
  • Perluasan perhatian pada isu lingkungan hidup
1 Januari 2025
Transformasi menjadi JPIC OFM Papua

Berdasarkan keputusan Kapitel OFM 2024, nama resmi berubah untuk mempertegas identitas dalam jaringan internasional Ordo Fratrum Minorum.

  • Penegasan identitas jaringan internasional
  • Memperjelas mandat pelayanan sosial-ekologi
  • Memperkuat kontribusi pastoral di Tanah Papua

JPIC OFM Papua Saat Ini

Saat ini JPIC OFM Papua berfungsi sebagai unit karya pastoral Provinsi Fransiskus Duta Damai Papua yang menyelenggarakan pelayanan sosial-pastoral bagi masyarakat Papua, baik bagi umat Katolik maupun masyarakat luas di wilayah pelayanan Fransiskan di Tanah Papua.

Melalui berbagai program advokasi, pendidikan sosial Gereja, pendampingan masyarakat, serta promosi keadilan dan perdamaian, JPIC OFM Papua berupaya mewujudkan nilai-nilai Injil dalam kehidupan sosial, sekaligus melanjutkan semangat Fransiskan untuk menghadirkan perdamaian, keadilan, dan penghormatan terhadap seluruh ciptaan.