Lahir dari spiritualitas yang berpusat pada rencana Allah atas KEHIDUPAN bagi semua ciptaan, kita ditantang untuk menghadapi hal-hal kemanusiaan yang besar, tekad untuk perkara yang dihadapi semua orang, sehingga semua manusia hidup bermartabat
"Kegembiraan dan harapan, kesusahan dan kecemasan umat manusia zaman kita, khususnya orang miskin atau yang menderita dengan cara manapun, adalah kegembiraan dan harapan, kesusahan dan kecemasan para pengikut Kristus"
Diarahkan untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan dalam terang Injil, khususnya di Tanah Papua
Mengintegrasikan dimensi spiritualitas JPIC dalam formatio dan penginjilan sebagai identitas Fransiskan
Mewujudkan keberpihakan terhadap kaum miskin dan terpinggirkan (KonsUm ps. 66 ay. 1)
Menjaga sikap hormat terhadap alam yang dewasa ini terancam dari segala sudut (KonsUm ps. 71)
Menganalisis penyebab setiap masalah, dan ambil bagian dalam usaha-usaha amal kasih, keadilan dan solidaritas internasional (bdk. KonsUm 96,2)
Dihayati dari kacamata kedinaan, mengadopsi hidup dan kondisi orang kecil dalam masyarakat kita (bdk. KonsUm 66,1)
Jelajahi serial publikasi utama kami yang menjadi saksi sejarah Tanah Papua.
JAYAPURA – Gelombang penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke kembali bergulir di ranah hukum. Tim Koalisi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) se-Jayapura bersama kelompok mahasiswa menggelar aksi damai di Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura, Selasa (14/4/2026). Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIT di Kantor PTUN Jayapura ini bertujuan mengawal jalannya sidang kedua dengan […]
Memoria Passionis bukan sekadar dokumentasi peristiwa, melainkan upaya merawat ingatan kolektif atas penderitaan yang terus berlangsung di Tanah Papua. Seri ini lahir dari kesadaran bahwa di balik angka-angka kronik, terdapat kehidupan manusia—komunitas, keluarga, dan individu—yang mengalami kehilangan, ketidakpastian, dan keterpinggiran secara terus-menerus. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya mencatat apa yang terjadi sepanjang tahun […]
“Sejak tahun 1999 yang dulu masih SKP dan berkembang menjadi SKPKC Fransiskan Papua atau yang sekarang kami sebut dengan JPIC OFM Papua telah konsisten mendokumentasikan situasi hak asasi manusia. di Tanah Papua melalui buku Seri Memoria Passionis. Memoria Passionis ini berasal dari seorang theolog Katolik yang namanya John Baptis Mets yang yang menafsirkan penderitaan Yesus […]
Militerisasi telah bertransformasi dari respons keamanan menjadi mekanisme struktural kontrol negara. Distribusi data tersebut tidak hanya mencerminkan frekuensi peristiwa, tetapi juga memperlihatkan keterkaitan struktural antara kehadiran militer, praktik kekerasan, krisis kemanusiaan, serta dinamika ekonomi-politik di Papua. Oleh karena itu, analisis ini berupaya membaca pola tersebut melalui pendekatan securitization, kekerasan negara, dan postkolonial untuk memahami bagaimana […]
*Artikel di bawah ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis Pendahuluan Dunia digital dan perang kini harus digambarkan begini. Dahsyatnya perang bagi banyak orang hanyalah horor film. Ia menjadi konten bagi yang tercepat menyajikannya. Ia menjadi bahan analisa. Ia menjadi bahan tulisan seperti ini. Ketika ia menghampiri negara kita, horor film […]
Sadeo Mane, pesepak bola Senegal membangkitkan roh Sokrates (470-399 SM) agar bergentayangan di jagat sepak bola, piala Afrika 2025. Baginya wasit bisa salah dan tak adil kita menghakiminya. Dunia ingin menonton sepak bola yang harus kita tuntaskan. Ini jawabannya kenapa ia memanggil rekan setimnya untuk kembali ke lapangan pertandingan setelah protes atas keputusan wasit yang […]
Punya pengalaman ketidakadilan atau kekerasan? Ceritakan lewat Lapor Aman. Semua laporan dijaga kerahasiaannya, dan JPIC OFM Papua akan mendampingi serta memperjuangkan hakmu. Suara kecilmu penting, karena bersama kita bisa wujudkan Papua yang adil dan damai
Justice, Peace And Integrity of Creation Ordo Fratrum Minorum
© 2026 JPIC OFM Papua. Seluruh Hak Dilindungi.